duniakami.net

Tips & Trick Fotografi

Teknik Fotografi Dasar : 3 Jurus Sakti Melukis Dengan Cahaya

Memahami eksposure merupakan Teknik Fotografi dasar yang wajib dikuasai. Nah ini lah satu keuntungan yang sangat praktis dan sangat penting dengan adanya perkembangan fotografi digital adalah Anda tidak butuh biaya tambahan untuk bereksperimen dengan eksposure

Mengenal Segitiga Exposure

 

Hello there ! Selamat datang di duniakami.net dunianya para pecinta fotografi. Dalam artikel ini, saya akan berbagi Teknik Fotografi Dasar : 3 Jurus Sakti Melukis Dengan Cahaya. Karena fotografi sejatinya adalah melukis menggunakan cahaya maka, untuk melukis dengan menggunakan kamera perlu kita pahami benar konsep eksposur. Fotografer kenamaan, Bryan Peterson, memberikan ilustrasi tentang tiga elemen yang harus diketahui untuk memahami eksposur, dia menamai hubungan ketiganya, Segitiga Fotografi. Setiap elemen dalam segitiga fotografi ini berhubungan dengan cahaya, bagaimana cahaya masuk dan berinteraksi dengan kamera.

Mengapa 3 Jurus Sakti Melukis Dengan Cahaya ini sangat penting ? Kamera adalah suatu alat yang digunakan untuk ‘menangkap’ cahaya lewat sensor. 3 variabel inilah yang nantinya akan membentuk suatu gambar yang diambil oleh kamera digital kita. Masing-masing elemen tersebut berhubungan erat dengan cahaya dan bagaimana cahaya tersebut masuk ke dalam sensor kamera.

Elemen Segitiga eksposure tersebut adalah:

  1. ISO, adalah ukuran sensitivitas kamera digital terhadap cahaya (ISO100, ISO200, dst)
  2. Diagfragma, adalah besarnya bukaan lensa atau biasa disebut diafragma (f/1.8 ; f/8 ; f/16 ; dst)
  3. Shutter Speed, adalah selama berapa lama rana terbuka (1/500 detik, 1/5 detik, dll)

 

Teknik Fotografi Dasar

 

 

Jalan yang paling mudah dalam memahami eksposur adalah seperti sebuah keran air, air yang mengalir melalui keran tersebut ibaratnya cahaya yang diterima sensor kamera

  • Shutter speed adalah berapa lama kita membuka keran, semakin lama semakin banyak air yang kita terima
  • Diagfragmae adalah seberapa lebar kita membuka keran, semakin lebar keran yang kita buka, semakin deras air yang kita terima
  • ISO adalah kuatnya dorongan air dari Pompa, semakin tinggi ISO, semakin kuat dorongan airnya.

Sebagaimana anda lihat, kalau exposure adalah jumlah air yang keluar dari keran, berarti kita bisa mengubah nilai exposure dengan mengubah salah satu atau kombinasi ketiga elemen penyusunnya. Anda mengubah shutter speed, berarti mengubah berapa lama keran air terbuka. Mengubah Diagfragma berarti mengubah seberapa besar debit airnya, sementara mengubah ISO seberapa kuat dorongan air dari sumbernya. Perubahan di satu variabel hrs diikuti penyesuaian di variabel lain, supaya #exposure tetap sama (=sama terangnya).

  • Shutter Speed mempengaruhi blur atau tidaknya suatu foto, semakin rendah shutter speed semakin besar kemungkinan gambar akan shaky (blur/goyang)

 

Teknik Fotografi Dasar

 

  • Diagfragmae akan mempengaruhi DoF (Depth of Field), semakin besar diagfragma semakin kecil/tipis DoF. Ingat makin besar angka diafragma, makin kecil lubangnya. Jadi bukaan f8 lebih kecil/sempit drpd f2.8

 

Teknik Fotografi Dasar

 

  • ISO akan mempengaruhi noise suatu gambar, semakin tinggi ISO semakin banyak noise (tingkat kekasaran gambar) yang akan ditimbulkan

 

Teknik Fotografi Dasar

 

 

Untuk mempertahankan eksposure, ketika anda menambah satu variabel, maka anda harus mengurangi variabel yang lain, begitu juga sebaliknya. Istilah yang sering dipakai adalah ‘stop’. Jika anda menaikkan satu ‘stop’ pada Diagfragma (misalkan untuk mendapat DoF tipis), anda bisa mempertahankan tingkat eksposure dengan menurunkan ISO satu ‘stop’, atau Shutter satu ‘stop’. Jika jumlah cahaya yang tertangkap di sensor itu kurang, maka gambar akan menjadi terlalu gelap (underexposed/UE). Sebaliknya, jika cahaya yang tertangkap di sensor berlebihan, maka gambar akan menjadi terlalu terang (overexposed/OE).

Teknik Fotografi Dasar

Tips fotografi dari saya, untuk mempertahankan eksposure saya menggunakan kata klik. Anda lihat tombol untuk pengubah shutter atau diagfragma pada kamera ? Nah coba Anda putar, maka akan terdengar bunyi klik. Nah 1 stop adalah 3 klik. Menaikan shutter 1 stop artinya menggeser tombol shutter 3 klik ke kanan, sedang menurunkan shutter 1 stop sama dengan menggeser tombol shutter 3 klik ke kiri. Hal ini berlaku pula untuk mengubah diagfragma.

Untuk memahami segitiga eksposure anda memerlukan banyak latihan untuk mendapatkan “feeling”-nya. Memahami eksposure merupakan Teknik Fotografi dasar yang wajib dikuasai. Nah ini lah satu keuntungan yang sangat praktis dan sangat penting dengan adanya perkembangan fotografi digital adalah Anda tidak butuh biaya tambahan untuk bereksperimen dengan eksposure, jadi pegang kamera Anda, dan jepretlah sepuas – puasnya. Semakin Anda sering memotret, semakin Anda mahir dengan ketiga elemen segitiga eksposur, sehingga Anda dapat melakukan penyesuaian dengan cepat dan tahu persis apa efek yang dihasilkan hanya dengan mengubah salah satu dari ketiga variabel segitiga eksposure ini.

Selamat berkarya !

 

Melukis Dengan Cahaya Memahami eksposure Segitiga Eksposur Segitiga eksposure Segitiga Exposure Teknik Fotografi Dasar
More from Basic Photography

Leave a Reply

Back to Top